Pertemuan Ibadah Para Abdi Kristus

PIPA-Kristus

Pulang untuk melihat karya Allah, menangkap nilai kekal, menerima sukacita Kristus, dan diutus kembali dalam pekerjaan Kerajaan Allah.

Ada waktu untuk pergi. Ada waktu untuk mengabdi. Ada waktu untuk memberitakan, mengajar, menasihati, memelihara, dan melayani. Tetapi para abdi Kristus juga perlu pulang.

Bukan pulang untuk berhenti, melainkan pulang untuk melihat apa yang Allah kerjakan dan diutus kembali dengan hati yang diperbarui.
PNS

Peristiwa
Nilai
Sukacita

PIPA-Kristus menolong para abdi membaca peristiwa pengabdian dalam terang Kerajaan Allah, menangkap nilai kekal, dan menerima sukacita Kristus.

NamaPIPA-Kristus
ArahPulang, kalibrasi, sukacita, pengutusan
PolaPeristiwa – Nilai – Sukacita
PesertaPara abdi Kristus dan tim pelayanan
Apa itu PIPA-Kristus?

Pertemuan Ibadah Para Abdi Kristus

PIPA-Kristus adalah pertemuan para abdi Kristus yang telah pergi, melayani, mengalami peristiwa, melihat pekerjaan Allah, lalu kembali berkumpul untuk membaca semuanya dalam terang Injil Kerajaan Allah.

Di dalam PIPA-Kristus, peristiwa pelayanan tidak hanya diceritakan. Peristiwa itu ditimbang di hadapan Allah.

Apa yang Allah kerjakan?

Nilai kekal apa yang harus ditangkap?

Sukacita Kristus apa yang sedang dinyatakan?

Langkah segera apa yang perlu ditaati?

Masuk ke Ruang PIPA-Kristus

Mengapa para abdi Kristus perlu PIPA?

Banyak orang pergi melayani, tetapi tidak selalu pulang untuk melihat pekerjaan Allah dengan jernih.

Ada yang pulang dengan lelah. Ada yang pulang dengan cerita. Ada yang pulang dengan keberhasilan menurut ukuran manusia. Ada yang pulang dengan luka karena penolakan. Ada yang pulang dengan kebingungan karena konflik.

PIPA-Kristus menolong para abdi Kristus untuk tidak hanya sibuk bekerja, tetapi belajar melihat pekerjaan Allah.

Apa yang Allah nyatakan dalam peristiwa itu?
Apa nilai kekal yang harus dijaga?
Apa sukacita Kristus yang diberikan?
Apa ketaatan segera yang harus dilakukan?

Lihat Pengabdian dalam Terang Kerajaan

Dasar menurut Kitab Suci

PIPA-Kristus dibangun dari pola yang tampak dalam kesaksian Alkitab.

Lukas 10:17–22

Murid-murid kembali dengan sukacita setelah diutus. Yesus menata ulang sukacita mereka: bukan karena roh-roh takluk, tetapi karena nama mereka terdaftar di sorga.

Kisah Para Rasul 4:23–31

Setelah menghadapi ancaman, para murid kembali kepada teman-teman mereka, membawa peristiwa itu kepada Allah, menerima keberanian, dan terus memberitakan firman Allah.

Kisah Para Rasul 20:7–12

Umat berkumpul, mendengar firman, mengalami penghiburan, dan kembali dikuatkan dalam perjalanan pelayanan.

Yohanes 15:11 dan 17:13

Sukacita Kristus bukan sukacita dangkal. Sukacita itu diberikan agar sukacita-Nya ada di dalam para pengikut-Nya dan menjadi penuh.

Diutus → mengalami peristiwa → pulang berkumpul → melihat karya Allah → menangkap nilai kekal → menerima sukacita Kristus → diutus kembali.

Ikuti Pola PIPA-Kristus

Pola utama

PNS — Peristiwa, Nilai, Sukacita

Pahami PNS dalam PIPA-Kristus

Bukan sekadar ibadah

PIPA-Kristus adalah ritme pengabdian.

1Pergi mengabdi
2Melihat Allah bekerja
3Pulang berkumpul
4Menimbang peristiwa
5Menangkap nilai kekal
6Menerima sukacita Kristus
7Diutus kembali

PIPA-Kristus menjaga agar pelayanan tidak berubah menjadi rutinitas manusia, tetapi terus dikembalikan kepada Kristus, Injil, Roh, dan Kerajaan Allah.

Bawa Pelayanan Kembali kepada Kristus

Untuk siapa PIPA-Kristus?

Terbuka bagi para abdi Kristus yang sedang belajar hidup dalam pengabdian Kerajaan Allah.

Peserta Pasca-KPBI.
Para abdi Kristus yang telah mengikuti KPBI.
Tim pelayanan yang sedang berjalan dalam proyek Kerajaan Allah.
Fasilitator, instruktur, mentor, tutor, dan peneliti.
Tim DoFastPro+Media.
Komunitas yang telah melayani dan perlu pulang untuk kalibrasi.

Ambil Bagian dalam PIPA-Kristus

10 karakter abdi yang dibentuk

Karakter ini dibentuk oleh Injil, Roh, dan Kerajaan Allah.

  1. Hidup bebas dari dosa
  2. Bersaksi melalui baptisan
  3. Mengabdi bagi Kerajaan Allah
  4. Menyangkal diri
  5. Bertahan dalam penderitaan Injil
  1. Hidup dalam ketaatan
  2. Tidak mengikat nyawa pada dunia
  3. Melepaskan segala milik
  4. Merendahkan diri sebagai hamba
  5. Mati dalam kehendak Allah

Masuk dalam Pembentukan Abdi Kristus

Format PIPA-Kristus

Tujuh segmen utama pertemuan

1Sambutan Awal

Membuka pertemuan dengan arah Kerajaan Allah.

2Syukur dan Permohonan

Mengucap syukur atas karya Allah dan memohon tuntunan Roh Kebenaran.

3Kesaksian dan Berita Injil

Mendengar peristiwa pengabdian dan menempatkannya dalam terang Injil Kerajaan Allah.

4Obrolan Bernilai dan Diskusi Firman

Membaca peristiwa dengan Firman dan melihat pola, dasar, cara, serta tujuan Kerajaan.

5Respons dan Partisipasi Para Abdi

Melihat apa yang perlu ditaati segera dan apa yang perlu dijalani selanjutnya.

6Pesan Utama dan Tutorial Proyek

Menarik pesan utama dan memberi arahan praktis untuk pengabdian berikutnya.

7Perjamuan Tuhan dan Doa Pengutusan

Pertemuan diarahkan kembali kepada Kristus, lalu para abdi diutus kembali.

Lihat Format PIPA-Kristus

Hubungan dengan KPBI

KPBI menolong peserta dibentuk. PIPA-Kristus menolong para abdi dikalibrasi.

Dalam KPBI, peserta belajar mendengar, mengalami, memahami, dan mengabdi. Dalam PIPA-Kristus, para abdi pulang untuk membaca peristiwa, menangkap nilai, menerima sukacita, dan melangkah lagi.

Tanpa ruang pulang, pelayanan mudah menjadi pekerjaan yang melelahkan. Tanpa melihat nilai kekal, peristiwa mudah dibaca dengan ukuran manusia. Tanpa sukacita Kristus, pengabdian mudah berubah menjadi beban.

Terus Berjalan setelah KPBI

Pulang untuk diutus kembali

Para abdi Kristus tidak hanya diutus untuk pergi. Mereka juga perlu pulang untuk melihat karya Allah.

Datanglah bukan untuk menampilkan keberhasilan, membanggakan pelayanan, atau mencari panggung. Datanglah untuk bersama-sama melihat Allah bekerja, Kristus memerintah, dan Roh Kudus meneguhkan.

“Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.”
— Lukas 10:20
Ikuti PIPA-Kristus
WhatsApp